facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • GoTravel
  • Inforyou
    • Islam
    • Extra
    • Stuff
    • Info
  • About
  • Contact
  • Shop

𝚗𝚎𝚙𝚑𝚘𝚙𝚑𝚒𝚕𝚒𝚊 𝚍𝚒𝚊𝚛𝚢


• بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

ASSALAMUALAIKUM WBT





#JOMTAMBAHFOLLOWER
#JMBELOG

ok..kali nie segmen nie pla ifa ikut..hehehe...kepada rakan blogger yg lain..jom lah join.. ifa tengok macam meriah jak segmen nie...weheeeee...

Follower ifa sekarang :: 13orang


• بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

ok..kali nie ifa nak letak pasal fav song ifa pula..weheee...

iman adalah mutiara...
di dalam hati manusia...
yang meyakini ALLAH
MAHA ESA... MAHA KUASA...

tanpamu iman bagaimanalah...
merasa diri hamba padaNYA...
tanpamu iman bagaimanalah...
menjadi hamba ALLAH yang bertaqwa...

iman tak dapat diwarisi...
dari seorang ayah yang bertaqwa...
ia tak dapat dijual-beli...
ia tiada di tepian pantai...

walau apapun caranya jua...
engkau mendaki gunung yang tinggi...
engkau berentas lautan api...
namun tak dapat jua dimiliki...
jika tidak kembali pada ALLAH...

iman adalah mutiara...
di dalam hati manusia...
yang meyakini ALLAH
MAHA ESA... MAHA KUASA...

tanpamu iman bagaimanalah...
merasa diri hamba padaNYA...
tanpamu iman bagaimanalah...
menjadi hamba ALLAH yang bertaqwa...

[ iman mutiara lyrics found on http://lyrics.my ]
iman tak dapat diwarisi...
dari seorang ayah yang bertaqwa...
ia tak dapat dijual-beli...
ia tiada di tepian pantai...

walau apapun caranya jua...
engkau mendaki gunung yang tinggi...
engkau berentas lautan api...
namun tak dapat jua dimiliki...
jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

jika tidak kembali pada ALLAH...

credit:lyric.my
• بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Assalamualaikum.. jom lah kita sama-sama join segmen yang dianjurkan oleh sahabat kita yang sorang nie... akak YAYA YUKI nama nya...
syarat yang dia tetapkan tu senang jak...
just follow blog dia and then letak url blog korang kat komen box dia... then ..im done...
dah buat semua...hihihi.. ok lah... ifa undur diri dengan lafaz  Assalamualaikum wbt... 


• بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Perhatian..gambar di bawah nie memaparkan kekejaman rejim zionis tentera Israel kepada rakyat muslim di palestine...

AL FATIHAH




Sebenarnya banyak lagi gambar.. tapi ini jak yang ifa dapat masukkan ..sebab yang lain memang ifa tak syorkan korang tengok... memang kejam.. Seriously KEJAM.....biarpun majoriti korang sudah nampak di Facebook...

di bawah nie antara apa yang di jelaskan oleh gambar tu...

Setidaknya jika kita tak bisa membelanya saat mereka dianiaya kita bantu lewat do'a.
Apakah kita hanya bisa duduk manis melihat keadaan mereka di layar kaca dengan segelas kopi dan cemilan makanan disamping nya...!
Sedangkan anak" disana tidak bisa tidur nyenyak dalam mipinya,,,,dan saudara kita berjuang dan mempertaruhkan jiwa dan raganya dalam mempertahankan agama الله,,,mempertahankan tanah warisan para nabi dan rasul.
AL AQSA yang menjadi saksi sejarah dalam peristiwa isra dan mir'aj kini mengiba dan meminta pertolongan kalian.
Relakah kalian jika AL AQSA di kuasi oleh kaum yahudi...!!?
Keadaan sekarang di AL AQSA sana sangat memprihatinkan.
Muslimah dipaksa untuk melepaskan jilbabnya oleh tentara israel,
Dan ada juga muslimah yang di tembak oleh 11 tentara israel hanya karena tidak mau melepaskan cadar nya.
Para pemuda dibantai,sebagian bangunan AL AQSA rusak karena ulah tangan tentara israel,dan kini masyarakat palestina tak dapat masuk AL AQSA karena dihalang oleh tentara israel,mereka terpaksa melakukan sholat di luar masjid.
dan banyak dari mereka yang syahid karena mencoba mempertahankan nya.
Apakah kita hanya bisa menggeleng kan kepala melihat semua ini....?
Setidaknya kita juga harus ikut berjuang.
Jika kita tidak bisa berjuang dalam perang,bantulah dengan doa.
Dan berikan lah rawatan kepada mereka yang terluka dalam perang nya.
Jika kita terpisah karena jarak yang jauh,percaya lah dengan bersatu jarak bisa kita tempuh.
Sebuah gambaran bahwa Seribu rupiah tak kan mengenyangkan perut mu,tapi seribu rupiah bisa membantu saudara mu.
Jika setiap orang rela dengan ikhlas mengulurkan seribu dalam satu indonesia sudah berapa banyak uang yang bisa kita berikan untuk membeli obat,selimut,dan kepentingan umum untuk saudara kita yang disana.
Dan untuk para lelaki,seribu tidak akan membuat mu kehilangan rokok.
Engkau sehari mampu untuk menyisakan 15000 ribu untuk satu bungkus,
Tapi kenapa engkau tak bisa menyisihkan untuk berobat saudara mu yang jelas " membutuhkan uluran tangan mu.
Kalau bukan kamu/kita,siapa lagi yang mereka harapkan bantuan nya....???
Buat para remaja indonesia,tidak kah tergugah hatimu untuk menolong mereka,,,,,,???
Israel kuat kerena mereka memiliki banyak senjata dan banyak dukungannya.
Sedangkan palestina siapa pendukungnya.....???
Misi ISRAEL ialah,,,,
"JIKA PALESTINA SUDAH DI KUASAI NEGARA" ISLAM LAH LANGKAH SELANJUTNYA YANG DI CARI "



Apa Salah anak-anak kecil nie sebenarnya...Ya Allah...
Kejam nya Israel....Sakit hati tengok diorang buat macam tu...Anak kecil di bunuh kejam..di sembelih...Para wanita dan gadis diperkosa kejam kemudian dibunuh...Para jejaka di sembelih secara *slowmotion*...Ya Allah..kita terluka di leher saja pun sudah meroyan kesakitan..ini lagi diorang yang di kerat lehernya secara perlahan...

kepada para gadis di luar sana...cuba anda semua renungkan...Hari tu ada gadis palestine yang di tembak di kepala dari jarak dekat oleh tentera Israel....
KENAPA..??
sebab tentera israel itu menggesa gadis itu untuk membuka tudung nya tapi gadis itu berkeras untuk melindungi Aurat nya.. Demi Allah.. dia sanggup mati daripada auratnya terdedah dan terlihat oleh lelaki ajnabi..

Tapi..cuba kita renungi amalan kita di sini.. sanggup mendedahkan aurat nya kepada umum...Wanita disana mati mempertahankan Aurat..yang disini berusaha menonjolkan segalanya...Sangat Berbeza..

Allahu Akhbar...besarnya dugaan hidup mereka di sana..sungguh tabah hati mereka.....Sedangkan kita disini baru diuji dengan sedikit pun sudah melenting..
jangan kata ujian daripada ALLAH SWT...Baru ditegur sikit pun dah melenting...meroyan di facebook..mengadu di wechat...tak pula mahu muhasabah diri...

Kadang.. ifa tertanya-tanya jua...
Kenapa Kes nie tidak di usulkan di PBB....Kenapa tiada negara besar yang boleh menghentikan kes nie..??
Kenapa diorang takut..?? even israel tu kecil jak..??

ohhh..i seee... sebab di belakang adik kecil.. mesti ada abg long besar..?kannn..?? di belakang israel mesti lah ada Amerika Syarikat.?? macam mana mau hentikan..kalau Amerika Syarikat yg kuasai PBB..??

Kalau macam tu..apa yang ifa harapkan...kita sama-sama lah doa tuk mereka..biarpun kita tak dapat turun perang ngan diorang....kita perang PSIKOLOGI ngan diorang...cara nya senang... kita sama-sama BOIKOT barangan keluaran ISRAEL LAKNATULLAH...


.::JOM BOIKOT PRODUK KELUARAN ISRAEL::.



• بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ •


Ok..ifa nak kongsi satu cerita sedih ....so..sama-sama kita ambil iktibar...
Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim.


Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.
'Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku".

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.
Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa.
Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.
"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,

"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?".

"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. " Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. 
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. 
"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.


"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.
"Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."


Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. 

"Ummatii, ummatii, ummatiii!" -
"Umatku, umatku, umatku"
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.

Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? 
Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim.
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Usah gelisah apabila dibenci manusia kerana masih banyak yang menyayangimu di dunia,
tapi gelisahlah apabila dibenci Allah kerana tiada lagi yang mengasihmu di akhirat kelak.
Newer Posts
Older Posts

H E L L O !


Hello, There!

In a world where you can be anyone, be yourself.Welcome to my Blog.


Followers

Blog Archive

  • ▼  2024 (2)
    • ▼  August (1)
      • comeback seorang 'Iffah'- cikiffah
    • ►  July (1)
  • ►  2021 (14)
    • ►  September (11)
    • ►  August (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (8)
    • ►  December (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (19)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (3)
    • ►  March (3)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2018 (70)
    • ►  December (1)
    • ►  November (12)
    • ►  October (1)
    • ►  September (8)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (12)
    • ►  February (20)
    • ►  January (10)
  • ►  2017 (31)
    • ►  November (1)
    • ►  September (4)
    • ►  August (6)
    • ►  July (12)
    • ►  June (1)
    • ►  May (7)
  • ►  2016 (16)
    • ►  November (1)
    • ►  October (4)
    • ►  August (6)
    • ►  June (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (32)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (26)

Shout it

      

LET’S BE FRIENDS

My Blog List

FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by DAILY WITH ME | Distributed by DAILY WITH ME